BALIBET AGEN CASINO SBOBET - Kendati mengalami keterbatasan pemain, pelatih Sriwijaya FC Subangkit
mengungkapkan, ia akan menerapkan permainan agresif saat menghadapi
Perseru Serui dalam laga kedua mereka di delapan besar Inter Island Cup
(IIC) 2014 Grup A di Stadion Kanjuruhan, Malang,
Di laga nanti, dua bek Maman Abdulrahman dan Ahmad Sumardi diragukan tampil setelah mendapat cedera saat digilas Barito Putera 4-1. Praktis barisan pertahanan Sriwijaya FC hanya menyisakan pemain pelapis yang minim jam terbang, yakni Hafit Ibrahim dan Jeki Arisandi.
“Kondisi ini memang membuat pertahanan kita sedikit ketetaran. Tapi harus bagaimana lagi, inilah pemain yang bisa kita maksimalkan. Cedera Maman dan Sumardi cukup parah. Mudah-mudahan saja kondisi mereka membaik sebelum pertandingan," kata Subangkit ketika dihubungi Goal Indonesia.
“Apa pun kondisi tim ini, kita harus tetap bermain menyerang. Yang penting anak-anak harus bisa lebih disiplin, dan organisasi permainan bisa berjalan dengan baik.”
Hasil akhir antara Sriwijaya FC dan Perseru dapat membuka asa kedua lolos final jika bisa meraih kemenangan. Subangkit mengakui laga ini tidak akan berjalan mudah.
“Kita cuma bisa memanfaatkan 16 pemain, dan tiga kiper, ditambah lagi dengan cederanya Maman dan Sumardi membuat kondisi tim semakin tertekan, khususnya lini belakang mudah sekali dimasuki lawan,” kata Subangkit.
Untuk evaluasi tim menghadapi Perseru, lanjut Subangkit, pastinya ada yang harus dibenahi. Namun dengan jadwal pertandingan yang mepet, sulit untuk merombak komposisi tim.
Di laga nanti, dua bek Maman Abdulrahman dan Ahmad Sumardi diragukan tampil setelah mendapat cedera saat digilas Barito Putera 4-1. Praktis barisan pertahanan Sriwijaya FC hanya menyisakan pemain pelapis yang minim jam terbang, yakni Hafit Ibrahim dan Jeki Arisandi.
“Kondisi ini memang membuat pertahanan kita sedikit ketetaran. Tapi harus bagaimana lagi, inilah pemain yang bisa kita maksimalkan. Cedera Maman dan Sumardi cukup parah. Mudah-mudahan saja kondisi mereka membaik sebelum pertandingan," kata Subangkit ketika dihubungi Goal Indonesia.
“Apa pun kondisi tim ini, kita harus tetap bermain menyerang. Yang penting anak-anak harus bisa lebih disiplin, dan organisasi permainan bisa berjalan dengan baik.”
Hasil akhir antara Sriwijaya FC dan Perseru dapat membuka asa kedua lolos final jika bisa meraih kemenangan. Subangkit mengakui laga ini tidak akan berjalan mudah.
“Kita cuma bisa memanfaatkan 16 pemain, dan tiga kiper, ditambah lagi dengan cederanya Maman dan Sumardi membuat kondisi tim semakin tertekan, khususnya lini belakang mudah sekali dimasuki lawan,” kata Subangkit.
Untuk evaluasi tim menghadapi Perseru, lanjut Subangkit, pastinya ada yang harus dibenahi. Namun dengan jadwal pertandingan yang mepet, sulit untuk merombak komposisi tim.


0 komentar:
Posting Komentar